Fahami Jenis investasi Berdasarkan Jangka Waktu Agar Sesuai Dengan Rencana Keuanganmu.

Dari sekian banyak ragam investasi yang menghasilkan pada akhirnya kamu lah sang pengambil keputusan, sekiranya jenis investasi apa yang kamu kan pilih sebagai salah satu investasi andalan yang dapat menghasilkan pasif income untuk rencana keuanganmu.

Dalam tulisan ini kita akan memfokuskan pembicaraan dalam kerangka waktu, baik itu macam dan jenis investasi jangka pendek sampai investasi jangka panjang dengan sedikit mengualas nilai return atau potensi keuntungan maupun resiko yang dimiliki suatu jenis investasi tersebut.

Sebelum membuat keputuskan investasi, tentu berawal dari pertanyaan pertanyaan dari kebutuhanmu sendiri dalam berinvestasi dalam jangka waktu tertentu.

  1. Target keuangan kamu apa? Kadar resiko dari investasi apa yang sekiranya kamu sanggup menanggungnya.
  2. Kedua pertanyaan diatas sangat berhubungan dengan keputusan instrumen investasi apa yang ideal dengan keinginan kamu dengan mempertimbangkan berbagai aspek;
    – Tingkat keuntungan yang diharapkan
    – Resiko yang sanggup ditanggung apabila kemungkinan terburuk terjadi
    – Waktu yang disediakan untuk menunggu sampai sejumlah investasi yang ditanamkan mendatangkan hasil  yang diharapkan.

Jenis-jenis investasi dan penjelasannya berdasarkan jangka waktu,

Jenis investasi dan contohnya:

Investasi jangka pendek.

Adalah investasi yang lamanya kurang dari 3 tahun. Contoh investasi jangka pendek:

  • Produk investasi pasar uang dengan karakter high liquidity, high return 1 – 2.5% dan terdaftar OJK.
  • Produk investasi berupa deposito jangka pendek dengan catatan tidak mempunyai karakter likuiditas tinggi karena sifat deposito sendiri tidak akan bisa dicairkan sampai batas waktu tertentu dengan potensi return yang hampir sama dengan produk investasi pasar uang, dan tentunya juga instrumen investasi deposito ini terdaftar OJK juga.
Investasi jangka menengah.

(Antara 3 tahun sampai 10 tahun) adalah invstasi yang waktunya diantara investasi jangka pendek dan investasi jangka panjang. mungkin ini adalah jangka waktu yang ideal, dimana kamu tidak akan menggukana dana kamu dalam jangka pendek tetapi mungkin kamu juga dinamis untuk menjajal berbagai jenis investasi dengan pengembalian yang lumayan tetapi mempunyai liquiditas yang tinggi agar aset investasi mudah untuk dipindahkan ke jenis investasi lain yang menawarkan kemungkinan lebih dalam return dan dengan resiko yang jauh berkurang. atau kamu mempunyai rencana dalam jangka waktu menengah untuk merubah aset investasi kamu menjadi modal produktif dengan harapan mempunyai tingkat return yang lebih besar dibanding dengan investasi fasif yang tengah dijalani.

Contoh investasi jangka menengah: Deposito jangka panjang, reksa dana dan obligasi jangka pendek. semua instrument investasi ini tidak bisa dicairkan sampai batas waktu tertentu, terakhir reksa dana ekuitas dan saham dengan risiko kerugian tinggi namun memiliki potensi return yang besar hingga 6%.

Investasi jangka panjang.

Dengan waktu lebih dari 10 tahun masa investasi. Contoh investasi jangka panjang:

  • Saham resko tinggi tak dapat dicairkan namun dengan potensi keuntungan paling besar.
  • Reksa dana saham dengan keuntungan tergantung kinerja pasar saham, potensi keuntungan hingga 7%
  • Reksa dana obligasi dengan tingkat keuntunan yang dapat diprediksi dengan biaya investasi tak terlalu besar dengan potensi return antara 2 hingga 3%.

Bagaimana? kamu sudah mulai tertarik untuk berinvestasi? terlalu kecil? hmmmm… mungkin kamu harus mulai belajar berinvestasi di cryptocurrency kayanya 😀

Leave a Reply